LitSemeaTarq_2019_BEGINING

The Begining Inspiration

Awalnya sih cuma sekedar ikutan acara undangan Ulang taun ( jarig=holand ) temen bokin di sebuah resto ''Jetsky'' letaknya di Jakarta Utara PIK berseberangan dengan pembangkit listrik PLN. Maklum SMEA TAR_Q, jadi anggotanya mayoritas perempuan, beberapa juga ada laki-laki. Dari situ yang tadinya cuma omong-omong kangen-kangenan, masalah keluarga merambat terus jadi rencanan yang lebih seru, gak semua juga setuju, akhirnya terbentuk kelompok yang mengarah ke arah perjalanan, kesepakatan akhir dengan Yogya Trip, my bokin termasuk didalamnya, 'DEAL' sepakat ke Yogya, lalu  Saya buletin jadi AWAL ISPIRASI blogger saya.
       Singkatnya, kesepakatan menjadi nyata, tiket sudah ditangan, maka jadilah berangkat  ke yogyakarta, karena satu dan lain hal GOAL nya kami semua ketemua di destinasi dengan cara masing-masing. Well, no problem, Sesampainya di Yogya, masuk hotel, pada ganti kostum, mabur ke Gudeg Yu Jum - Plengkung, Nice place, thank's to Pipit n Husb. 
        Route awal hari ini adalah Pantai Glagah Sari, Lokasi ini berjarak sekitar 1 sd 2 jam dari kota. terletak dikecamatan Temon, Kulon progo Yogyakarata. disini kita dapat menikmati aneka olahan hasil laut seperti kepiting, udang, tripang dan lain sebagainya dengan harga yang sangat terjangkau, namun tetap saja menggunakan hukum teliti sebelum membeli, kalau disuruh coba/ test, kecap sedikit saja, tapi gak terlalu pegang-pegang langsung juga.
        Selepas Siang, kami langsung mengarah ke Alun-Alun Lor, Keraton Yogyakarta, Sambil cuci mata dan ber-Swa Foto, sekaligus melaksanakan protap yakni Makan Malam. Dilokasi ini banyak aneka jajanan dari mulai yang ndeso sampai yang milenial, komplit ada disini. Kabeh dijentrek, disusun seperti dimeja pesta kondangan, tinggal pilih bedanya disini tertera harganya. Mau kenyang sekali, kenyang sedeng atau kenyang gak makan alias anyang-anyangen boleh.😇. Saking kenyangnya, tim bablas n tepar di hotel. (good night).
        seperti lazim, paket dihotel selain nginep tentu sarapan, tapi karena di Yogyakarta jadi bukan nasi goreng melainkan gudeg. Maklum pertama wisata, 'coz ada temen yang tinggal di Kaliurang, Tiwi House maka route hari ini mengarah kesana, sinambi anjangsana sekalian makan siang di Kopi Klothok, sebuah warung yang menyediakan makanan khas tradisional seperti Sayur Lodeh, Telor chrispy, tempa dan tahu, sambal, Pisang Goreng dan tentunya Kopinya yang beraroma kopi kampung.
        Beranjak dari kopi Klothok, kami menuju ke Pinus Pengger, lokasinya terletak dipinggir jalan Patuk-Dlingo km 4,5 dan mudah dijangkau. Benar juga, ngapapin musti luar negeri, jika di Indonesia kita bisa dapetin segala keindahan dari potensi alamnya yang juga heboh ?, Bukan katanya lho. Sayang karena kondisi kendaraan kami tidak bisa shooting di Pule Payung. Tapi masih tetep untung,  Dewi Fortuna memang sedang berbihak kepada kami, roundown trip kami melewati festival Selasa Wage (Wagenan), dimana waktu itu disepanjang jalan Malioboro diadakan Pentas seni yang menampilkan segala kesenian dan budaya khas yogyakarta. 
        Niat yang kuat membuat kami meneruskan shooting kami kami Breksit, suatu wisata pegunungan bebatuan yang ditata sedemikian rupa,  Setiap kali saya menikmati indahnya alam ibu pertiwi, saya pasti mensyukuri segala nikmat yang telah Tuhan berikan bagi saya juga bangsa indonesia,   Berinteraksi, mengenali, dan menikmati keindahan alam, menyadarkan saya untuk selalu menjaga dan melindungi kelestariannya. Jagad raya  memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang keindahan melalui indahnya pelangi dengan adanya warna yang beraneka ragam, juga aneka perbedaan dan Alam Indonesia menyediakan segalanya bagi manusia, tapi apakah kita juga menyediakan untuk menjaga alamnya?

    Jangan hanya menikmatinya, tapi menjaganya juga perlu.  Apakah kita menyadari juga, bahwa seumur hidup kita, tidak akan dapat menikmat semua keindahan alam di Indonesia. Menatap kedepan dengan melihat semua keindahan alam Indonesia yang telah ada. Bersyukurlah dengan apa yang bisa kita lakukan.  Karena tidak ada alasan bagi saya untuk mencintai tanah kelahiran saya. bahkan s ampai di ujungnya sekalipun sayaa tidak akan melupakan keindahan alamnya,kekayaan alam dan keunikan budaya Indonesia. Walaupun saya sadar bahwa  Umur hidup tidak akan cukup untuk menjelajahi semua keindahan alam Indonesia.,

Semua gambar yang dikemas,semata-mata demi mengagumi ciptaan Tuhan sekaligus memuji kebesaran-NYA , selanjutnya menjadi kenangan dan  Diary pribadi sendiri dan dipersembahkan untuk keakraban temen-temen My Wife agar semakin erat dan akhirnya mau berbagi semua hal terutama kepada sesama.

Semoga ini menjadikan kita mengalami karunia dan Berkat dari Sang Pencipta. Berkah Dalem Gusti.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

LitSemeaTarq_2019_TRIP3